"Bahagia itu kita yang bikin, bukan mereka." Duh, tidak tahu kenapa diri ini selalu tergelitik ingin berkomentar setiap mendengar kalimat itu diujarkan, baik secara langsung ataupun tidak, sejak dulu hingga kini. Maaf, maaf sekali bagi yang pernah berujar, pernah menuliskan, bahkan menjadikan kalimat tersebut sebagai tagline pribadi. Tak ada maksud apa-apa selain hanya ingin berbagi. Sungguh. Ma ri kita mulai. Benarkah kita bisa membuat diri kita bahagia? Ya, sangat mungkin. Lalu, benarkah bukan mereka (orang lain di luar diri kita) yang bisa membuat kita bahagia? Bisa jadi. Oke. Pertanyaannya kita ubah sedikit, tapi masih mengacu pada kalimat tadi. Benarkah kita tidak bisa membuat diri kita tidak bahagia (sebut saja; sedih)? Saya rasa tidak. Lalu, benarkah mereka (orang lain di luar diri kita) yang bisa membuat kita bahagia? Tentu mungkin. Dari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, kita bisa ambil satu kesimpulan bahwa siapapun bisa membuat kita ba...
Komentar
Posting Komentar