Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel

Carilah Sahabat dan Berbuat Baiklah Padanya!

“Selemah-lemahnya manusia ialah orang yang tak mau mencari sahabat, dan orang yang lebih lemah itu ialah orang yang menyia-nyiakan sahabat yang telah dicari” (Ali bin Abi Thalib) -----             Idealnya, setiap individu membutuhkan seseorang sebagai tempatnya berbagi dan menjalani kehidupan biar terasa penuh warna. Yup, dialah sahabat. Maka dari itu, setiap orang pasti punya sahabat. Setuju dong sama kata-kata itu?             Eits, kok ada yang geleng-geleng kepala? Jangan bilang kalau ada di antara kita yang nggak punya sahabat! No . Dengan terpaksa aku harus bilang, How poor you are! Menyedihkan.             Catat ini, sahabat itu sangat penting. Ya, betapa tidak. Bersama sahabat kita bisa menjadi diri kita sendiri, seutuhnya. Pada sahabat, kita bisa berbagi suka duka, cerita tentang cinta atau apapun itu yan...

TENTANG KEBAHAGIAAN

"Bahagia itu kita yang bikin, bukan mereka." Duh, tidak tahu kenapa diri ini selalu tergelitik ingin berkomentar setiap mendengar kalimat itu diujarkan, baik secara langsung ataupun tidak, sejak dulu hingga kini. Maaf, maaf sekali bagi yang pernah berujar, pernah menuliskan, bahkan menjadikan kalimat tersebut sebagai tagline pribadi. Tak ada maksud apa-apa selain hanya ingin berbagi. Sungguh. Ma ri kita mulai. Benarkah kita bisa membuat diri kita bahagia? Ya, sangat mungkin. Lalu, benarkah bukan mereka (orang lain di luar diri kita) yang bisa membuat kita bahagia? Bisa jadi. Oke. Pertanyaannya kita ubah sedikit, tapi masih mengacu pada kalimat tadi. Benarkah kita tidak bisa membuat diri kita tidak bahagia (sebut saja; sedih)? Saya rasa tidak. Lalu, benarkah mereka (orang lain di luar diri kita) yang bisa membuat kita bahagia? Tentu mungkin. Dari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, kita bisa ambil satu kesimpulan bahwa siapapun bisa membuat kita ba...

20 Ciri Kedewasaan Yang Sesungguhnya

Marc & Angel (2007) mengemukakan bahwa kedewasaan seseorang bukanlah terletak pada ukuran usianya, tetapi justru pada sejauh mana tingkat  kematangan emosional yang dimilikinya. Berikut ini pemikirannya tentang ciri-ciri atau karakteristik kedewasaan seseorang yang sesungguhnya  dilihat dari kematangan emosionalnya. 1.    Tumbuhnya kesadaran bahwa kematangan bukanlah  suatu keadaan tetapi merupakan sebuah proses berkelanjutan dan secara terus menerus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan diri. 2.    Memiliki kemampuan mengelola diri  dari perasaan cemburu dan iri hati. 3.    Memiliki kemampuan untuk mendengarkan dan mengevaluasi dari sudut pandang orang lain. 4.    Memiliki kemampuan memelihara kesabaran dan fleksibilitas dalam kehidupan sehari-hari. 5.    Memiliki kemampuan menerima fakta bahwa seseorang tidak selamanya dapat menjadi pemenang dan mau belajar dari b...

Menunggu dan Ditunggu

Assalamu'alaikum..             “Alhamdulillah, sampai juga di penghujung Pebruari..”             Hmm.. sebuah statement yang terdengar klise sebenarnya. Betapa tidak, dalam hati kecilku aku ingin waktu berputar dengan lambat dan bahkan menungguku untuk beberapa lama. Namun, waktu tak kan pernah berhenti berputar. Katanya, waktu tak kan pernah menunggu untuk siapapun dan apapun itu. That’s right ! Bahkan, yang kurasakan saat ini adalah waktu berputar begitu cepat, cepaaat sekali. Aku berusaha mengejarnya, tapi sungguh sulit. Aku tak punya cukup kekuatan untuk itu. Akhirnya, kuputuskan untuk berhenti mengejarnya dan membiarkan ia berjalan sendiri. Toh kupikir kelak aku akan kembali beriringan dengannya. Menunggu dan Ditunggu Aku seseorang yang awalnya tak suka dengan kedua hal tersebut. Aku tak suka menunggu orang dan terlebih ditunggu orang. Ia, setiap ora...